1. Perhatikan kalimat dibawah ini:
مَا اِتَّصَلَ سَنَدُهُ بِنَقْلِ الْعَدْلِ تَامُ
الضَّبْطِ عَنْ مِثْلِهِ إِلَى مُنْتَهَاهُ مِنْ غَيْرِ شُذُوْذٍ وَ لاَ عِلَّةٍ
Ini adalah definisi....
a.
hadis ḥasan
ligairihi
b.
hadis ṣaḥīḥ ligairihi
c.
hadis ḍa’if
d.
hadis ṣaḥīḥ
e.
hadis Ahād
2. Untuk mendapatkan suatu kepastian sebuah hadits diterima langsung oleh periwayat dari gurunya
disyaratkan keduanya hidup satu generasi dan memungkinkan saling bertemu. Pernyataan di atas adalah persyaratan yang dikemukakan oleh ....a.
Abu
Bakar
b.
Umar
bin Khattab
c.
Imam
Muslim
d.
Imam
Bukhori
e.
Ar
Ramahurmuzi
3.
Matan
hadits yang tidak bertentangan dengan hadits yang diriwayatkan oleh orang yang
lebih tsiqoh adalah pengertian dari ....
a. Tidak syadz
b. Tidak ber’illat
c. Tahammul
d. ‘adil
e. Dhabit
4.
Berikut
yang bukan kedudukan hadits sahih adalah
....
a.
Apabila
bertentangan dengan hadis ḥasan maka didahulikan hadis ṣaḥīḥ
b.
harus disampaikan / diriwayatkan
secara umum
c.
Sebagai sumber ajaran Islam
d.
hukum-hukum yang dihasilkan harus
diamalkan
e.
untuk menentukan masalah aqidah,
hukum dan akhlak
5.
Nama
jalur periwayatan hadits hasan yang naik derajatnya menjadi hadits sahih li
ghoiri karena ada jalur periwayatnlain
yang lebih kuat adalah ....
a. Mutatabi’
b. Isyhad
c. Muroqobah
d. Marfu’
e. Syahid
6.
Hadis ḥasan li gairihi adalah
ketika ada dua hadis yang saling menguatkan, dua hadis
tersebut
adalah....
a.
hadis da'īf dan hadis ṣaḥīḥ
b.
hadis ḥasan dan hadis da'īf
c.
hadis da'īf dan hadis da'īf
d.
hadis ḥasan dan hadis maudu‟
e.
hadis maudu‟ dan hadis da'īf
7.
Tingkatan
derajat hadits sahih tertinggi adalah ....
a.
Hadis Muttafaq Alaih
b.
Hadits
Riwayat Bukhori sendirian
c.
Hadits
Riwayat Muslim sendirian
d.
Hadits
yang memenuhi persyaratan shahih Bukhori dan Muslim
e.
Hadits
Riwayat Bukhori Muslim
8. Keunggulan kitab hadis ṣaḥīḥ Muslim dibandingkan dengan kitab hadis ṣaḥīḥ Bukhari, disebabkan karena kitab hadis ṣaḥīḥ Muslim mempunyai kelebihan.....
a.
syaratnya harus ada pertemuan
antara guru dan murid.
b.
sistimatikanya yang tidak
mengulang sanad dan tidak memotong hadits.
c.
lebih berhati-hati dalam
menentukan ketsiqohan rijāl
d.
lebih detail dalam hal
menggali hukum fiqh
e.
lebih muttaṣil
9.
Hadits
hasan yang naik derajatnya karena ada jalur periwayatan lain yang lebih kuat
adalah ....
a.
Hadits
Shahih li zatihi
b.
Hadits
shahih li ghoirihi
c.
Hadits
Hasan li zatihi
d.
Hadits
Hasan li ghoirihi
e.
Hadits
Shahih
10. Perhatikan matan hadits di bawah ini
!
Hadits di atas contoh dari...
a.
Hadits
shahih li ghoirihi
b.
Hadits
Hasan li zatihi
c.
Hadits
Hasan li ghoirihi
d.
Hadits
Shahih li zatihi
e.
Hadits
Shahih
11. Hadis yang
keadaan rawi-rawinya kurang Hafizh dan dhabit tetapi mereka masih
terkenal
sebagai orang yang jujur maka derajatnya adalah ....
a.
Shahih
b.
Hasan
c.
Dloif
d.
Shahih li ghoirihi
e.
Hasan li ghoirihi
12. Berikut ini sanad yang paling shahih
menurut pendapat Imam Bukhori adalah
....
13. Hadits yang sanadnya
bersambung (tanpa putus), diriwayatkan oleh periwayat yang
adil
dan memiliki daya ingat di bawah periwayat hadis ṣaḥīḥ, tidak syaż dan
tidak
memiliki
‘ilat adalah ....
a.
Hasan
b.
Dloif
c.
Shahih
d.
Shahih li ghoirihi
e.
Hasan li ghoirihi
14. Termasuk
syarat-syarat hadis ḥasan lighairihi adalah....
a.
keda‟īfannya karena al-każibu
b.
keda‟īfannya karena faḥsyu
al-galāṭ
c.
keda‟īfannya bukan karena mudallis
d.
keda‟īfannya bukan karena munqaṭi‟
e.
keda‟īfannya karena sū‟u al-ḥifżi
15. Bertentangan
dengan riwayat yang diriwayatkan oleh rijāl al- ḥadīṡ yang lebih ṡiqah, merupakan
pengertian dari....
a.
Tidak ṣaḥīḥ
b. ‟illat
c.
Syaż
d.
Tidak dabiṭ
e.
Tidak adil
16. Hadis
menggugurkan satu rawi dari sanadnya dalam satu tempat atau lebih,
dinamakan
hadis....
a.
al-mursal
b.
al-mu'dlol
c.
al-mudallas
d.
al-mutthorib
e.
al-munqothi'
17. Diperbolehkan
membuat hujah dengan semua hadis al-mursal, ini menurut
pendapatnya....
a.
Imam Nawawi
b.
mayoritas ahli hadis
c.
Imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Imam
Ahmad
d.
Imam Syafi'i
e.
kebanyakan ulama
18. Ketika
meriwayatkan dengan mengatakan “saya mendengarnya َ( َسمعُث ) padahal-tidak pernah
pernah mendengar langsung. Ini merupakan contoh dari....
a.
membalik sanad
b.
tadlis pada sanad
c.
tadlis
syuyukh
d.
menggugurkan rawi
e.
membalik nama rawi
19. Berikut
ini termasuk hadis da‟īf yang disebab putusnya sanad adalah....
a.
al-mursal dan al-munqothi'
b.
al-mursal dan al-maqlub
c.
al-munqothi' dan al-mutthorib
d.
al-mu'dlol dan as-syaż
e.
al-maqlub dan al-mutthorib
20. Perhatikan
contoh hadits berikut ini !
Hadits di atas merupakan contoh
sanad hadits yang salah satu rawinya tidak disebutkan dalam dua tempat.
Rawi yang tidak disebutkan adalah
....
a.
'Abdurrazaq
b.
ats-Tsauri,
c.
Abi Ishaq
d.
an-Nu'man bin Abi Syaibah
e.
Zaid bin Yutsai’
21. Yang
merupakan hadis hadis da‟īf yang derajatnya paling rendah adalah....
a.
hadis yang bertentangan dengan rawi-rawi
yang terpercaya
b.
hadis yang sebagian rawi membalik
isi matan hadis
c.
hadis yang diriwatkan oleh rawi yang
disangka berbohong
d.
hadis yang sebagian rawi membalik
nama rawi atau sanadnya dengan matan hadis
lain
e.
hadis yang ada banyak jalur sanad dengan
isi yang berbeda-beda
22. Perhatikanlah Tabel berikut ini
|
1 |
Al Munkar |
6 |
Al Mursal |
|
2 |
Al
Mutthorib |
7 |
Al
Munqothi’ |
|
3 |
‘Illat |
8 |
Al Maqlub |
|
4 |
Mubham |
9 |
Al Mu’dal |
|
5 |
As Syadz |
10 |
Al Muda’af |
Yang
dikatagorikan hadits Da’if karena bukan faktor putusnya sanad dalam
tabel di atas adalah ....
a. 1, 2, 4, 6, 8
b. 1, 2, 5, 8, 10
c. 2, 4, 6, 8, 10
d. 3, 5, 7, 8, 9
e. 4, 6, 7, 9, 10
23. Dalam syarat hadits Syadz ,
apabila ada dua hadits diriwayatkan dari
satu rawi dan berbeda dengan rawi-rawi yang lain. Kalau ada hadits yang berbeda
dan salah satunya lebih unggul karena
kuat hafalannya atau rawinya lebih banyak
disebut ....
a. Hadits mahfuz
b. Hadis syadz
c. Hadits al Muda’af
d. Hadits al Maqlub
e. Hadits Mutthorib
24. Berikut
ini ungkapan yang tidak boleh digunakan untuk meriwayatkan hadits da‟īf adalah
....
25. Ulama
yang mengatakan bahwa tidak boleh mengamalkan hadits da‟īf secara
mutlak,
baik
dalam permasalahan fa ailul amal atau yang lain adalah ....
a.
Imam Bukhori
b.
Abu Dawud
c.
At
Turmudzi
d.
Ibn Hazm
e.
Imam Ahmad
I.
ESSAY
26.
Apa pengertian
hadits shahih menurut Imam Nawawi dalam kitab kitab Tadrib Ar-Rowy , lengkap dengan syakal dan terjemahannya
27.
Sebutkan sifat-sifat
kedhabitan periwayat hadits menurut para ulama
?
28.
Apa alasan ulama sepakat
bahwa sahih Imam Bukhori lebih unggul dibanding dengan sahih Muslim, ? Sebutkan !
29.
Sebutkan sebab-sebab menjadi hadits da‟īf!
30.
Sebutkan
syarat-syarat mengamalkan hadis da‟īf menurut Ibn Hajar al Asqolani !
@@@ Selamat
Mengerjakan @@@
KUNCI
JAWABAN
I.
Obyektif
|
1 |
D |
6 |
C |
11 |
B |
16 |
E |
21 |
C |
|
2 |
C |
7 |
A |
12 |
D |
17 |
C |
22 |
B |
|
3 |
A |
8 |
E |
13 |
A |
18 |
B |
23 |
A |
|
4 |
B |
9 |
B |
14 |
E |
19 |
A |
24 |
E |
|
5 |
E |
10 |
D |
15 |
C |
20 |
D |
25 |
D |
II.
Essay
1. Pengertian
Hadits shahih menurut Imam Nawawi dalam kitab Tadrib Ar Rawi yaitu
Artinya
: Hadis
yang sanadnya bersambung melalui orang-orang yang adil dan sempurna ingatannya,
tidak syaż dan tidak ada ’ilat.
2. Adapun
sifat-sifat kedhaābiṭan periwayat, menurut para ulama, dapat diketahui
melalui:
a.
Kesaksian para ulama.
b.
Berdasarkan kesesuaian riwayatannya dengan
riwayat orang lain yang telah dikenal kedhābiṭannya.
3. Ulama
sepakat bahwa ṣaḥīḥ Imam Bukhari lebih unggul dibanding ṣaḥīḥ
Muslim
karena beberapa alasan:
a.
Syarat muttaṣil menurut Imam
Bukhari lebih ketat. Untuk memastikan
sebuah hadis diterima langsung oleh periwayat dari gurunya, Imam Muslim
mensyaratkan mencukupkan keduanya hidup satu generasi dan memungkinkan
untuk saling bertemu. Sedangkan Imam Bukhari mensyaratkan harus benar-benar
pernah bertemu.
b.
Imam Bukhari lebih berhati-hati dalam
menentukan keṡiqahan periwayat.
Hadis-hadis Bukhari mengandung berbagai
permasalahan yang lebih lengkap, sehingga lebih
detail dalam hal menggali hukum fikih. Namun demikian ṣaḥīḥ Muslim
lebih sistematik dibanding ṣaḥīḥ Bukhari. Karena dalam ṣaḥīḥ Muslim
tidak memotong matan hadis dan tidak
mengulang-ulang sanad
4. Sebab-sebab
Hadis Ḍa’īf
1. Sanadnya
tidak bersambung, karena ada beberapa periwayat yang tidak saling bertemu (gugur)
dengan pemberi informasi (guru).
2.
Adanya cacat pada periwayat baik pada aspek sifat adil atau kekuatan menjaga
hadisdengan hafalan atau tulisan.
3.
Bertentangan dengan riwayat yang diriwayatkan oleh rijāl al- ḥadīṡ yang
lebih ṡiqah.
4.
Terdapat cacat yang samar yang dapat merusak ke ṣaḥīḥan ḥadīṡ. Seperti;
katakatanya tidak mungkin diucapkan oleh Nabi Saw.
5. Syarat
mengamalkan hadits dloif menurut Ibn Hajar al Asqolani ada 3 hal
a.
Ke da‟īf-annya tidak terlalu
berat, maka tidak boleh mengamalkan hadis yang diriwayatkan
oleh rawi pembohong.
b.
Masuk pada cakupan keumuman hadis yang ṣaḥīḥ.
c.
Ketika mengamalkan tidak bertujuan
membenarkan/melegalkan hadis, akan tetapi bertujuan
untuk hati-hati
No comments:
Post a Comment